STUNTING : Salah Satu Prioritas Dana Desa Kabupaten Sumba Barat Tahun 2019

Waikabubak, dpmdsb. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kondisi gagal tumbuh pada anak balita disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu lama serta terjadi nya infeksi berulang, dan kedua faktor penyebab ini dipengaruhi oleh polah asuh yang tidak memadai terutama dalam 1.000 hari HPK.

Anak tergolong stunting apabila panjang atau atau tinggi badan menurut umurnya lebih rendah dari standar nasional yang berlaku. Standar dimaksud terdapat pada buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan beberapa dokumen lainnya.

Dalam rangka memanfaatkan dana desa tahun 2019 untuk penanganan stunting, Dinas PMD Kabupaten Sumba Barat menyelenggarakan pertemuan sinkronisasi dan koordinasi dengan beberapa pihak terkait, Kamis (22/11/2018) .

 

“ Pertemuan ini diselenggarakan dalam rangka membicarakan jenis-jenis kegiatan yang akan diintervensi dari dana desa tahun 2019.” Ujar Matheos Nesimnasi, Koordinator Kabupaten P3MD Sumba Barat. ” Pertemuan kali ini sangat strategis karena dapat menghindari tumpang tindih kegiatan terkait pelayanan sosial dasar terutama stunting yang akan didanai dari dana desa, ” lanjut Theos

Dari pertemuan tersebut telah dihasilkan beberapa kesepakatan antara lain kegiatan-kegiatan prioritas yang merupakan kolaborasi dari perangkat daerah terkait dan LSM.

 Pertemuan tersebut dihadiri oleh Yasasan Sayangi Tunas Cilik, para kepala puskesmas, Tenaga Ahli P3MD, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Keluarga Berencana dan unsur dinas PMD.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.