Rapat di Lapale Hills, Yayasan Bahtera bersama Dinas PMD Sepakat Wujudkan Desa Inklusi yang Responsif Disabilitas

Lapale-dpmdsb. Dalam rangka mewujudkan desa inklusif yang responsiv disabilitas, Yayasan Bahtera bersama Dinas PMD Kabupaten Sumba Barat menggelar rapat bersama di Lapale Hills, senin (4/3/2019).

Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumba Barat, Jefry Dapamerang, ketika membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Bahtera yang telah menginisiasi pertemuan tersebut. Jefry menjelaskan bahwa keberpihakan dana desa terhadap kaum disabilitas sudah sesuai dengan Permendes PDT dan Transmigrasi Nomor 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019.

“Wajib bagi desa untuk mengganggarkan dana desa nya untuk memenuhi kebutuhan kaum disabilitas”, tegas Jefry.

Selanjutnya Jefry juga menyampaikan bahwa di tahub 2019, sejumlah desa telah mengalokasikan sejumlah dana desa nya untuk memberdayakan kaum disabilitas.

Jefry mengharapkan di Tahun 2020, APB Desa di seluruh Kabupaten Sumba Barat harus responsif terhadap kaum disabilitas.

Akhir dari pertemuan tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan antara lain tools atau alat yang di gunakan dalam mengevaluasi apakah APB Desa responsif terhadap kaum disabilitas.

Juga dihasilkan beberapa komitmen penting dari peserta yang hadir, antara lain bahwa seluruh desa di Kabupaten Sumba Barat  tahun 2020 akan mengalokasikan dana yang proporsional terkait kaum disabilitas.

Rapat yang digelar di Lapale Hills ini dihadiri oleh perwakilan dari perangkat daerah terkait, pihak kecamatan, para TPP P3MD, para kepala desa, para kader dan forum difabel.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.