Akan Studi Banding di DIY dan Jateng, Para Kades Sumba Barat Bertekad Kembangkan Bumdes Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal

WAIKABUBAK-dpmdsb. Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan wawasan para kepala desa di Sumba Barat,  para kepala desa dan 2 orang ketua Bumdes Kabupaten Sumba Barat akan melaksanakan studi banding di Propinsi DIY dan Jawa Tengah.
Demikian disampaikan Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumba Barat, Jefry Dapamerang, ketika memberikan pembekalan teknis kepada para kepala desa terkait pelaksanaan studi banding tersebut di Aula Kantor Dinas PMD, Jumat (10/3/2019).
Jefry menjelaskan beberapa lokasi yang akan dikunjungi antara lain Desa Panggungharjo, Desa Dlingo, dan Desa Ponggok.

“Pemilihan lokasi-lokasi tersebut dengan mempertimbangkan kesesuain potensi desa yang terdapat di Sumba Barat terutama potensi wisata desa,” kata Jefry.

Pada kesempatan tersebut, Jefry menegaskan kepada para kepala desa agar memanfaatkan momentum tersebut dengan baik untuk menimbah ilmu sebanyak-banyaknya dari kesuksesan desa-desa di Jogja dan Jateng mengembangkan bumdes terutama bumdes wisata.

” Wajib bagi bapak/ibu kepala desa sekembalinya dari studi banding untuk berinovasi menerapkan di desa masing-masing,” tegas Jefry.

Kepala Desa Lapale, Yudas Moto Dimu, menyambut baik kegiatan ini karena menurut Yudas, ia dapat memperoleh berbagai pengetahuan terutama dalam rangka pengembangan Bumdes Payilli Doba dengan Lapale Hills nya.

Di akhir acara tersebut, Jefry  berharap agar para kepala desa tetap menjaga etika dan wibawa sebagai orang Sumba Barat selama melakukan studi banding tersebut.

Studi banding yang didanai dari APB Desa Tahun 2019 ( Alokasi Dana Desa/ADD) tersebut akan diikuti oleh 59 kepala desa dan 2 ketua bumdes selama 5 hari mulai tangal 10 sampai dengan 14 Maret 2019.

 

 

 

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.