Dinas PMD Kabupaten Sumba Barat dan Perangkat Daerah Terkait, Dukung PAUD HI

 

WAIKABUBAK-dpmdsb. Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumba Barat, Jefry Dapamerang, SP,MM, mengatakan, Dinas PMD sangat berkomitmen mendukung penyelenggaraan PAUD HI. Pada tahun 2019, dengan memfasilitasi proses perencanaan di tingkat desa, melalui APB Desa telah dialokasikan kurang lebih Rp. 4 Milyar untuk penanganan stunting atau balita pendek termasuk untuk pelaksanaan pemberian makanan tambahan atau PMT balita, kegiatan PMBA, posyandu dan BKB, pembangunan PAUD, pemberian honor tenaga pendidik PAUD, Honor Kader Posyandu, BKB, KPA dan kegiatan terkait lainnya.

” Kami sangat berharap keterlibatan semua pihak untuk bersama-sama mengawal dana yang cukup besar tersebut sehingga dapat bermanfaat terutama untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia penerus bangsa” ujar Jefry.

Hal tersebut disampaikan Jefry pada saat mengikuti Pertemuan Koordinasi Taman Pawoda Kabupaten Sumba Barat bertempat di Aula Rumah Jabatan Bupati Sumba Barat, Selasa (19/3/2019).

Dukungan penyelenggaraan PAUD HI juga dikemukakan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sumba Barat, Jimmi Dima. Dikatakannya, di tahun 2019 pihaknya akan fokus memberikan perlindungan pada perempuan dan anak yang didiskriminasi, pengembangan forum anak.

Sementara itu dari Dinas Pendidikan menyatakan terdapat dua kegiatan yakni sosialisasi PAUD HI dan Kegiatan pelatihan K-13 PAUD bagi tenaga pendidik dalam bentuk penyusunan instrument pembelajaran. PAUD yang menjadi target adalah PAUD yang akan diakreditasi sebanyak 173 PAUD hingga tahun 2020.

Dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas P2KB) juga menyampaikan bahwa di tahun 2019 akan ada Pelatihan BKB HI, pertemuan evaluasi Kader BKB serta monitoring dan evaluasi kegiatan BKB HI. Dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang dilakukan untuk mendukung PAUD HI adalah percepatan akte kelahiran di semua desa.

Dinas Kesehatan yang dilakukan adalah penanganan stunting melalui pola menu empat bintang. Dari Dinas Sosial yang dilakukan adalah kegiatan sosiaslisasi perlindungan anak untuk semua PAUD (30 anak untuk setiap PAUD). Dari Sedangkan dari Bagian Hukum Setda akan mendukung terkait penyusunan rancangan peraturan desa tentang layanan PAUD HI dan evaluasi peraturan desa.

Di akhir dari pertemuan tersebut, perwakilan Stimulan Institut, Yenny Djelalu dan Dina dari YSTC menyampaikan program dan kegiatan yang mendukung layanan PAUD HI. Selain itu dari bidang advokasi YSTC, Silvester Nusa juga menyampaikan pentingnya regulasi peraturan desa tentang penyelenggaraan layanan PAUD HI baik di tingkat desa maupun di tingkat kabupaten.

Hadir dalam pertemuan ini adalah para anggota Taman Pawoda Kabupaten yang terdiri dari Kepala Bappeda Sumba Barat, Titus Diaz Liurai, S.Sos,MM, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Jefry Dapamerang,SP,MM, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Jimmi Dima, Bunda PAUD Kabupaten Sumba Barat, Dra. M.H.W. Monteiro, Wakil Bunda PAUD Yakoba Weru, serta sejumlah kepala bidang, kepala seksi dari dinas-dinas terkait, perwakilan Yayasan Sayangi Tunas Cilik (YSTC) mitra Save The Children serta Wakil Direktur Stimulan Institut, Maklon F. Killa dan para stafnya. Dalam pertemuan koordinasi ini, semua dinas yang terkait dengan layanan PAUD HI bersama YSTC dan Stimulan menyampaikan program dan kegiatan yang mendukung layanan PAUD HI beserta alokasi anggarannnya.

 

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.