Wabup Tony : Dana Desa Semakin Besar, Desa Dituntut Transparan dan Akuntabel

Wakil Bupati Sumba Barat, Marthen Ngailu Tony memberikan Arahan dan Sambutan pada Kegiatan Workshop, Senin, 2/12/2019

Waikabubak-dpmd.sumbabaratkab.go.id. Wakil Bupati Sumba Barat, Marthen Nagilu Tony, SP, mengatakan perhatian pemerintah saat ini kepada desa sangatlah besar, termasuk Kabupaten Sumba Barat yang mana di tahun 2019, Dana Desa bagi 63 desa sebesar Rp. 85.550.126.000 meningkat menjadi Rp. 88.467.308.000 di Tahun 2020. Jumlah dana yang besar ini jika dimanfaatkan dengan baik, akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa.

Demikian disampaikan Wabup Tony ketika membuka Kegiatan Workshop Evaluasi Implementasi Sistem Tata Kelola Keuangan Desa dengan Aplikasi Siskeudes Versi 2.0 di Aula Kantor Bupati Sumba Barat, Senin, 2/12/2019.

Lebih lanjut, Wabup Tony menegaskan, besarnya anggaran dana desa yang disalurkan pemerintah pusat ke desa, juga harus diikuti dengan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Tantangan pengelolaan keuangan desa yang semakin besar, mulai dari masih kurangnya sumber daya aparatur desa, pemahaman sistem pelaporan keuangan desa, hingga sistem pengawasan keuangan desa yang masih lemah, mendorong pemerintah melalui Kemendagri dan BPKP membuat aplikasi Siskeudes untuk membantu pengelolaan keuangan desa dari mulai tahapan perencanaan sampai dengan pelaporan dan pertanggungjawaban.

“Pada kesempatan yang baik ini, sekali lagi saya sampaikan pesan Bapak Presiden Joko Widodo agar dana desa itu selalu berputar dari desa ke desa. Jangan sampai kembali ke kota apalagi kembali ke Jakarta. Bapak Presiden titip supaya Bapak/Ibu kepala desa memahami ini dengan sungguh-sungguh. Menurut teori ekonomi, semakin banyak uang atau anggaran berputar atau dimanfaatkan di suatu wilayah, maka dipastikan bahwa kesejahteraan di wilayah tersebut akan lebih meningkat. Oleh karena itu, perlu dipastikan dalam memanfaatkan dana tersebut seoptimal mungkin mendayagunakan seluruh sumber daya yang ada di desa, baik sumber daya alam maupun sumber daya (tenaga) manusia” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Wabup Tony berpesan kepada para kepala desa, agar melalui dana desa, dilakukan inovasi-inovasi. ” Lakukanlah perubahan di desa. Sekecil apapun perubahan, jika dilakukan secara serentak, saya yakin perahu Sumba Barat ini akan bergerak” pungkas Tony.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTT, Hasoloan Manalu, SE.MM sedang memberikan materi pada acara Workshop, Senin, 2/12/2019

Acara Workshop yang diprakarsai BPKP Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur ini, dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para camat, kepala desa, pimpinan perangkat daerah terkait, dengan menghadirkan beberapa narasumber antara lain Kepala Perhwakilan BPKP Provinsi Nusa Tenggara Timur, BPK RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kasat Reskrim Polres Sumba Barat dan Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumba Barat.*

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.